Korupsi Menteri Sosial dan Cacat Logika Imam Darto yng Berbahaya


Timeline Twitter kembali ramai lagi kemarin setelah selama beberapa minggu cuma jadi ulasan dan ringkasan drakor Start Up. Penyebabnya adalah seorang public Figur bernama Imam Darto yang mengeluarkan pernyataan kontroversial tentang korupsi Menteri Sosial. 

Nggak bisa dimungkiri memang mendengar kelakukan Menteri Juliara Batubara yang minta jatah ceban alias sepuluh ribu dari paket bantuan sosial COVID19 itu bikin emosi. Sudah jelas banyak masyarakat yang kesulitan digebuk pandemi, dia malah dengan enaknya mengumpulkan uang sebanyak 17 Miliar. 

Akan tetapi, ternyata nggak semua netijen marah pada Pak Menteri yang terhormat. Ada Imam Darto yang mewajarkan korupsi Mensos tersebut . Ckckck. Lewat cuitannya, Imam Darto bilang bahwa "siapa pun nggak akan tinggal diam jika disodori duit sebanyak 17 Miliar." Sebuah pernyataan konyol dan tolol yang keluar dari orang nggak penting. 

Jika diteliti lagi, pernyataan ini sungguh cacat logika. Karena biar bagaimanapun, uang bantuan sosial dari negara untuk rakyat bukanlah uang yang "disodorkan" pada menteri sosial sehingga si menteri jadi tergoda. Uang itu adalah amanah dan titipan yang harus dijaga dan diberikan kepada orang yang membutuhkan. 
Pernyataan Imam Darto seolah-olah menganggap bahwa negara ini memberikan kesempatan pada menteri untuk melakukan korupsi. Ya, memang begitu. Mungkin dia pikir negara ini dengan baik hati bilang ke pak menteri "Eh mensos, nih ada duit banyak banget buat bantuin masyarakat yang kesulitan gara-gara COVID19. Lu boleh ambil 17M." Bah! sungguh logika yang sangat cacat!

Negara sampai kapan pun tidak mungkin menyuruh rakyatnya melakukan korupsi. Kalau ternyata ada yang korupsi, yang salah tentu saja rakyatnya. Mentalitas si rakyat yang korupsi ini harus diperbaiki sampai ke akarnya. Apalagi kalau yang dikorupsinya itu uang buat membantu rakyat lainnya yang sedang kesulitan. Pernyataan Imam Darto sama seperti mewajarkan maling yang membobol rumah orang kaya saat dia kebetulan lewat di depannya.

Indonesia sepertinya harus masih jauh untuk menjadi negara yang bersih dari korupsi. Terutama jika manusia seperti Imam Darto masih tumbuh dan berkembang dengan baik di Indonesia, lalu menjadi orang yang punya kekuasaan seperti Menteri Sosial itu. 

Saya nggak habis pikir, apa yang ada di dalam kepala orang-orang seperti mereka itu. Kok bisa-bisanya bantuan sosial dikorupsi dan diwajarkan pula. Hih! Pengin tak pites rasanya! Gemes banget sumpah!
Nggak cukup sampai di masalah korupsi, analogi yang dibikin Imam Darto juga sangat-sangat nggak banget dan nggak ramah netijen. Coba bayangkan, dia seenaknya bilang bahwa "siapa saja akan sange jika di hadapannya ada Gal Gadot telanjang bulat." Sotoy banget, kan? 

Kalau orang yang punya otak kotor dan nafsu tinggi mungkin iya, tapi saya yakin kebanyakan akan pingsan duluan saat bertemu Gal Gadot yang asli. Jadi mana sempat "enak-enak" dengannya, coba? 
Akibat dari blunder tersebut, Imam Darto sampai mengunci akun twitter-nya beberapa saat. wkwkwk. 

Mungkin dia sudah masuk ke jajaran selebriti yang di-cancel oleh penggemarnya.
Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url